"Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?" (II Korintus 6:14). Umat Kristiani sering sekali menjadikan Firman Tuhan di atas sebagai acuan di dalam memilih pasangan hidup; Dan secara sederhana mengartikan Firman Tuhan tersebut sebagai sebuah perintah bahwa seorang anak Tuhan tidak dibenarkan oleh Tuhan untuk membentuk rumah tangga dengan seseorang yang tidak percaya kepada Yesus Kristus. Dan itu memang benar. Tetapi ketika kita berumah tangga dengan seseorang yang juga percaya kepada Yesus Kristus, apakah hal tersebut secara otomatis menjadikan kita sebuah keluarga dengan pasangan yang seimbang ? Firman Tuhan tersebut di atas sesungguhnya ingin menuntun kita kepada sebuah pembentukkan keluarga yang harmonis dan memiliki kekuatan Ilahi di dalamnya.
Maka langkah kita untuk tidak menikah dengan seseorang yang tidak percaya kepada Yesus Kristus adalah sangat tepat, karena bagaimana mungkin kita yang percaya bahwa Yesus adalah Terang Dunia (Yohanes 8:12) hidup serumah atau berumah tangga dan menjadi satu daging (Kejadian 2:24) dengan seseorang yang menolak Terang Dunia itu. Tetapi sekalipun kita telah menikah dengan seseorang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Terang Dunia, itu bukan berarti secara otomatis kita menjadi sebuah keluarga dengan pasangan yang seimbang, karena pada firman Tuhan di atas tidak hanya bicara soal perbedaan terang dan gelap tetapi juga soal kebenaran dan kedurhakaan. Dan hal ini tidak terlepas dari pola hidup kerohanian kita sebagai umat Tuhan.
Seseorang yang percaya kepada Yesus Kristus memang percaya bahwa Yesus adalah Terang Dunia tetapi tidak semua yang menamakan dirinya umat Tuhan berjuang untuk hidup dalam kebenaran dan terang Tuhan yang sesungguhnya. Masih banyak umat Tuhan yang berjuang atas dasar kebenaran dirinya sendiri. Maka ketika ada dua orang percaya yang hidup bersatu dalam sebuah ikatan perkawinan atau keluarga tetapi kedua belah pihak tidak secara bersama-sama berjuang untuk hidup dalam kebenaran Tuhan yang sesungguhnya, maka mereka bisa menjadi pasangan yang tidak seimbang. Itulah sebabnya tidak jarang kita melihat sebuah keluarga Kristen dalam perilaku kerohaniannya sering saling bertentangan (tidak harmonis). Seorang suami tekun beribadah dan atau melakukan pelayanan tetapi isterinya tidak atau sebaliknya, sepasang suami isteri tidak pernah berdoa bersama, seorang isteri penuh kasih, sabar dan penuh kesetiaan tetapi suaminya tidak demikian atau sebaliknya dan lain sebagainya. Perbandingan antara Kebenaran dan Kedurhakaan pada firman Tuhan di atas adalah berbicara soal KASIH, Firman Tuhan berkata "Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin." (Matius 24:12).
Maka perlu sekali kita untuk segera membangun sebuah kehidupan kerohanian (ibadah bersama) yang intens dengan pasangan kita. Jangan malas, ragu atau apapun alasannya menjadikan kita tidak memulai atau memiliki kehidupan kerohanian (ibadah bersama) dengan pasangan kita. Seharusnya secara dini masing-masing pasangan menyadari bahwa sebuah keluarga yang harmonis hanya dapat dibangun oleh KASIH KRISTUS yang terpancar dalam perilaku setiap anggota keluarganya dan bukannya oleh ketersediaan materi semata, karena Firman Tuhan berkata "Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Elohim." (Lukas 4:4).
Sebuah keluarga yang dibentuk oleh pasangan yang seimbang akan menjadikan keluarganya benar-benar harmonis, penuh kasih dan kekuatan Ilahi yang bukan saja akan membawa berkat bagi keluarga itu tetapi juga berkat bagi banyak orang yang mengenalnya. (RYT). "Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya." (Kisah Para Rasul 10:35).
==========================
COUPLE balanced
"Do not be an unequal partner with people who do not believe it. For if there are similarities between righteousness and iniquity? Or how can light unite with darkness?" (II Corinthians 6:14).
Christians often make the Word of God on a reference in choosing a partner; and simply interpret the Word of God as an order that a child of God is not justified by God to form a household with someone who does not believe in Jesus Christ. And it was true. But when we settle down with someone who also believes in Jesus Christ, does it automatically makes us a family with a balanced pair?
The Word of God mentioned above actually want to lead us to a harmonious family formation and have the divine power in it. So we step to not marry someone who does not believe in Jesus Christ is very appropriate, because how can one who believes that Jesus is the Light of the World (John 8:12) live in the same house or settle down and become one flesh (Genesis 2:24) with someone who rejected the Light of the World. But even if we had been married to someone who believes in Jesus Christ as the Light of the World, that does not mean we automatically become a family with a balanced pair, because the word of God on not just talking about differences in light and dark but also about truth and iniquity . And this does not depart from the pattern of our spiritual lives as God's people.
Someone who believes in Jesus Christ do believe that Jesus is the Light of the World but not all who call themselves people of God struggling to live in the light of truth and true God. There are still many people of God who fought on the basis of truth itself. So when two people believe that living together in a marriage or family ties but both parties did not jointly struggling to survive in the real truth of God, then they can become unbalanced pair. That's why we often see a Christian family in spiritual behavior often contradict each other (no harmony). A husband and diligently serve or perform the service but not his wife or vice versa, a husband and wife have never prayed together, a loving wife, patiently and faithfully, but not her husband or vice versa, and so forth.
Comparison between the Truth and iniquity in God's word above is talking about LOVE, the Word of God says "And because iniquity shall abound, the love of many shall wax cold." (Matthew 24:12). So all we need to immediately build a life of spirituality (worship together) are intense with our partners. Do not be lazy, hesitant, or whatever reason we do not start making or have a life of spirituality (worship together) with our partners. Early should each partner to realize that a harmonious family can only be built by the LOVE OF CHRIST is reflected in the behavior of each family member rather than by the availability of materials alone, because the Word of God says "Man shall not live by bread alone, but by every word that out of the mouth of Elohim. " (Luke 4:4). A family formed by a balanced pair will make their families really harmonious, full of love and divine power that will not only bring blessings to the family but also thanks to the many who knew him. (RYT).
"Every person from any nation who fear him
and who practice righteousness pleasing to Him. "
(Acts 10:35).
0 komentar:
Poskan Komentar